![]() |
| ITS-Porong (jalur asli) |
O o ow, saya dan teman saya yang terbiasa dengan petunjuk "Kanan-Kiri-Depan-Belakang" saling pandang. Mana kami connect dengan Timur-Barat nya bundaran Waru. Sampai di TKP (bundaran Waru -red), dengan kondisi motor yang tetap berjalan kami tak bisa berpikir lama untuk mencari si Timur karena jalur yang padat dengan kendaraan berkecepatan tinggi. Keputusan harus cepat diambil!
Berbekal Pede ketambahan nekat, akhirnya saya sebagai sopir mengambil keputusan sepihak. Motor saya arahkan ke jalur yang menurut intuisi persopiran saya adalah jalur yang tepat. Instruksi kedua jelas, kami tinggal mengikuti jalan, lurussssssss tanpa belok-belok hingga menemukan tanggul Porong itu. Sebagai satu-satunya panutan, saya pun menjalankan instruksi dengan penuh khusyuk.
30 menit kami masih berjalan dengan riang hati dan gembira jantung...
45 menit kami mulai deg-deg an senang karena (menurut asumsi) sebentar lagi kami akan sampai di tujuan...
60 menit kami mulai dag dig dug der karena lolos dari asumsi waktu...
120 menit kemudian, dengan perasaan polos, kami melewati gapura bertahtakan tulisan " SELAMAT DATANG DI KOTA MOJOKERTO"
Merasa ada yang aneh, saya pun meminta teman saya menghubungi teman Porong untuk konfirmasi waktu tempuh antara Mojokerto-Porong. Tak lama SMS pun berbalas. Kami membaca SMS dengan sedikit kernyitan didahi "Lhooooo....kok sampai Mojokerto thooo...aduh duh duh", begitu kira-kira lirik SMS dari teman kami menyanyikan keterkejut-sedihannya. Dengan polos kami membalas, "emang kenapa?", dst dst dst. Kesimpulannya, kami nyasar lumayan jauh. Instruksi nyata adalah mengarahkan motor ke Timur, sedangkan kami mengambil arah Barat. Membesarkan hati teman ku, aku berkata santai "ga pa pa, kan emang kita niatin jalan-jalan". hehe
![]() |
| ITS-Mojokerto (jalur palsu) |
Andai saya pernah sholat di bunderan Waru sebelumnya, setidaknya saya punya patokan arah Barat disana.
NB: Well, sampai postingan ini mengudara, saya belum sempat menjejakkan kaki di Porong. Semoga kalau berkesempatan nanti belum dijadikan bandara international sama teman Porong saya itu. ^_^


proudly present by

